Text
Perpustakaan E-lib Megabara
Penilaian
0,0
dari 5Bermain Lebih Baik daripada Nonton TV
Gencarnya tayangan televisi yang berbau kekerasan, konsumtif, sadisme, bahkan sensual menimbulkan kekhawatiran para orang tua. Kondisi seperti ini sangatlah wajar, karena kini anak-anak mereka bisa menyaksikan acara televisi setiap saat.
Tidak sedikit para orangtua mencaci maki / protes terhadap tayangan televisi yang dirasakan kurang pas. Sementara itu para orang tua terus sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. "
"Menurut saya, anak kita lebih baik bermain daripada nonton TV." ujar yang lainnya.
Benarkah pernyataan di atas? Temukan penyelesaiannya dalam buku ini.
Ketersediaan
| Lokasi | Kode Eksemplar | No. Panggil | Status |
|---|---|---|---|
| My Library (700) | P01086S | 794.8 ATH b | Tersedia |
Informasi Detail
- Judul Seri
- -
- No. Panggil
- 794.8 ATH b
- Penerbit
- Surakarta: Ziyad Visi Media, 2009
- Deskripsi Fisik
- 127 hlm.; 14x20,5 cm
- Bahasa
- Indonesia
- ISBN/ISSN
- 978-602-8512-15-2
- Klasifikasi
- 794.8
- Tipe Isi
- -
- Tipe Media
- -
- Tipe Pembawa
- -
- Edisi
- -
- Subjek
- -
- Info Detail Spesifik
- -
- Pernyataan Tanggungjawab
- Athif Abul Íd
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah